Hadirin rahimakumullah,
Ketahuilah bahwa Allah adalah sang pencipta (khaliq) alam raya. Kita semua diciptakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Allah berada pada dimensi ilahi, kita berada pada dimensi insani. Kita diberikan penutup (hijab) antara Allah dan kita. Bukan karena Allah jauh dengan kita yang menjadikan kita
tidak bisa melihat Allah. Allah sangat dekat dengan kita bahkan lebih dekat dari urat leher kita sendiri. Kita tidak bisa menyaksikan Allah karena kita mempunya hijab sehingga kita tidak bisa mengakses dimensi Allah. Walaupun demikian, Allah tetap bisa secara penuh mengawasi kita semua. Allah menciptakan semua hamba baik dari kalangan jin maupun manusia dengan tujuan untuk menyembah kepada-Nya.
tidak bisa melihat Allah. Allah sangat dekat dengan kita bahkan lebih dekat dari urat leher kita sendiri. Kita tidak bisa menyaksikan Allah karena kita mempunya hijab sehingga kita tidak bisa mengakses dimensi Allah. Walaupun demikian, Allah tetap bisa secara penuh mengawasi kita semua. Allah menciptakan semua hamba baik dari kalangan jin maupun manusia dengan tujuan untuk menyembah kepada-Nya.
Dalam menyampaikan kehendak-Nya, Allah mengutus para Nabi yang di antaranya adalah Nabi Muhammad ﷺ untuk menyampaikan risalah ilahiyah. Hikmah dari diutusnya para Nabi adalah bahwa manusia yang berada pada dimensi yang penuh hijab dapat memahami atas apa yang dikehendaki oleh Allah subhanahu wa ta’ala melalui perantara utusan-Nya. Contoh dari hal ini adalah bagaimana Allah memerintahkan umat Nabi Muhammad untuk menjalankan ibadah shalat lima waktu. Kita sebagai manusia tidak akan bisa memahami atas apa yang dikehendaki oleh Allah tersebut tanpa melalui rasul yang menyampaikan informasi-informasi penting. Karena diutusnya rasul, kita menjadi tahu bahwa Allah menghendaki kita sebagai umat manusia diperintah secara wajib untuk menjalankan shalat lima waktu......
No comments:
Post a Comment