اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَمَرَ بِتَقْوَاهُ، وَوَعَدَ الْمُتَّقِينَ جَنَّتَهُ وَرِضْوَانَهُ، وَحَذَّرَنَا مِنْ مُخَالَفَةِ أَمْرِهِ وَرُكُوبِ مَا يَسْخَطُهُ. وَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَقَدْ قَالَ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama Kabupaten Cilacap
Wednesday, July 23, 2025
Thursday, April 1, 2021
Khutbah Terbaru Bulan Sya'ban Juma'at ke tiga
Khutbah Jum’at Muhasabah di Bulan Ruwah Khutbah Jum'at I
Maasyirol Musliminin rahimakumullah, Pada kesempatan yang mulia ini, di tempat yang mulia ini, saya berwasiat kepada pribadi saya sendiri dan juga kepada para hadirin sekalian, marilah kita senantiasa meningkatkan takwa kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan selalu berusaha melaksanakan perintah-perintah-Nya serta menjauhkan diri dari larangan-larangan-Nya. Semoga usaha takwa kita akan selalu terbawa sepanjang hayat sehingga kelak usaha tersebut dapat menghantarkan kita saat dipanggil Allah subhanahu wa ta’ala dalam keadaan mati husnul khatimah, amin ya Rabbal
.............
Wednesday, March 24, 2021
Ngaji Matan Abu Syuja' 1
Ngaji Matan Abu Syuja' 1
قال المؤلف رحمه الله:
بسم الله الرحمن الرحيم
"Aku memulai dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
Penjelasan
✅Pengarang matan yang terkenal dengan sebutan matan al ghoyah wa at taqrib dan matan abi syuja’ ini adalah Syekh abu Syuja’ Ahmad bin Husein bin Ahmad al Ashfahani
☝️Al Ashfahani adalah nisbat ke sebuah kota di Iran yang bernama Ashfahan (Isfahan)
♦️Syekh abu Syuja’ semasa hidupnya selain terkenal sebagai orang yang alim, beliau juga terkenal sebagai orang yang saleh dan ahli ibadah, sehingga beliau pernah menjabat sebagai qadli kemudian menteri agama kemudian beliau hijrah ke Madinah dan tinggal disana.
♦️Syekh abu Syuja’ meninggal pada usia 160 tahun tanpa ada cacat pada anggota badannya. Semasa hidupnya beliau pernah ditanya ihwal kesehatan dan keutuhan badannya, beliau menjawab: "aku jaga tubuhku dari berbuat maksiat pada waktu kecil sehingga Allah menjaganya pada waktu tua."
✅ Beliau memulai karangannya dengan basmalah karena mengikuti al Quran dan anjuran Rasulullah ﷺ .
▪Rasulullah bersabda:
كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه ببسم الله فهو أقطع
“setiap perkara mulia yang tidak dimulai dengan menyebut nama Allah maka kurang berkah”
❤️Lafadz jalalah الله adalah nama bagi Dzat yang pasti adanya, yang disifati dengan setiap sifat kesempurnaan yang layak bagi-Nya dan mustahil bagi-Nya setiap sifat kekurangan.
⛔Diantara sifat kekurangan adalah sifat yang berlaku bagi makhluk seperti lemah, butuh pada yang lain, fana, berubah dan bertempat, maka Allah mustahil bersifat dengan setiap sifat tersebut.
☝️Allah ta’ala berfirman:
ليس كمثله شيء
“Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatu pun dari makhluk-Nya dan tidak ada sesuatu pun dari makhluk-Nya yang menyeruai-Nya baik dari satu segi maupun semua segi”
♦️Lafadz jalalah الله, lamnya wajib dibaca mad (panjang/min. 2 harokat) dan tidak boleh membuang ha'nya sehingga menjadi اللا.
❤️ Ar Rahman artinya Dzat yang banyak rahmat-Nya pada orang-orang mukmin dan orang-orang kafir di dunia dan mengasihi orang-orang mukmin saja di akhirat.
❤️ Ar Rahim artinya Dzat yang banyak rahmat-Nya kepada orang-orang mukmin saja.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
#DAKWAH LDNU KAB KEDIRI
t.me/KitabMatanAbuSyuja
t.me/ldnupckediri
Tuesday, March 23, 2021
Khutbah Jum’at Menghidupkan Malam Nisfu Syaban
Untuk Mendownload Khutbah Jumat Terbaru PDF, Klik Di Sini
Khutbah
Jum’at
Menghidupkan Malam Nisfu Syaban
Khutbah
I
الحَمْدُ لِلهِ
الَّذِيْ خَلَقَ الزّمَانَ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ
الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ وَالَليَالِي بِمَزَايَا وَفَضَائِلَ يُعَظَّمُ فِيْهَا
الأَجْرُ والحَسَنَاتُ.
أَشْهَدُ أَنْ
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا
مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى
الرَّشَادِ.
اللّهُمَّ
صَلّ وسّلِّمْ علَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمّدٍ وعَلَى آلِه وأصْحَابِهِ
هُدَاةِ الأَنَامِ في أَنْحَاءِ البِلاَدِ. أمَّا بعْدُ، فيَا أَيُّهَا النَّاسُ
اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ
فَقَدْ قَالَ اللهُ
تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا،
وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Mengawali khutbah yang
singkat ini, khatib berwasiat khususnya kepada diri khatib pribadi dan jamaah Sholat
Jum’at semua, untuk senantiasa berusaha meningkatkan ketakwaan dan keimanan
kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan menjalankan semua kewajiban dan
menjauhkan diri dari segala yang dilarang dan diharamkan.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Nisfu
Sya'ban adalah peringatan pada tanggal 15 bulan kedelapan (Sya'ban) dari
kalender Islam. Hari ini juga dikenal sebagai Laylatul Bara’ah atau Laylatun
Nisfe min Sha’ban di dunia Arab, dan disebut sebagai Shab-e-barat di
Afghanistan, Bangladesh, Pakistan, Iran dan India. Nama-nama ini diterjemahkan
menjadi "malam pengampunan dosa", "malam berdoa" dan
"malam pembebasan", dan sering kali diperingati dengan berjaga sepanjang
malam untuk beribadah.
Posisi
bulan Sya’ban yang terjepit di antara Rajab dan Ramadhan itu rupanya membuat
Sya’ban kalah populer dari keduanya. Kita tahu, Rajab diyakini sebagai bulan
yang di dalamnya terdapat peristiwa dahsyat: Isra’ dan Mi’raj. Peristiwa yang
dialami secara langsung oleh Rasulullah ini begitu membekas di benak umat
Islam, bukan saja karena keajaibannya namun juga hasil dari peristiwa itu yang
masih berlangsung hingga sekarang, yakni kewajiban shalat lima waktu.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Menghidupkan malam Nisfu Sya’ban sudah menjadi tradisi dikalangan umat
islam. Kontroversi pun muncul menanggapi berbagai ibadah dalam memuliakan dan
menghidupkan Nisfu Sya’ban. Tidak sedikit orang yang menuduh shalat pada malam
nisfu Sya’ban sebagai ibadah bid’ah.
Dalam menghidupkan malam Nisfu Sya’ban, banyak hadist yang megupas tentang
dianjurkan shalat pada malam nisfu Sya’ban walaupun derajat hadistnya dhaif. Meskipun
hadist dhaif, namun dengan disokong dalil lainnya sehingga prediketnya berubah
menjadi hasan atau sahih lighairih.
Diantara hadist tersebut seperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, berbunyi:
“Apabila tiba malam nishfu Sya’ban maka shalatlah pada malam harinya dan
berpuasalah pada siang harinya, karena (rahmat) Allah SWT akan turun ke langit
dunia pada saat tersebut sejak terbenam matahari dan Allah SWT berfirman :
“Adakah ada orang yang meminta ampun, maka akan Aku ampunkan, adakah yang
meminta rezeki, maka akan Ku berikan rezeki untuknya, adakah orang yang terkena
musibah maka akan Aku lindungi, adakah sedemikian, adakah sedemikian, hingga
terbit fajar”.(HR.Ibnu Majah, dalam Kitab Sunan Ibn Majah, Ibnu Majah I:444).
Para ulama menyebutkan hadist diatas berposisi pada level dhaif namun masih
dalam katagori masih dapat untuk beramal (Fadhoilul Amal). Dalam hadist
lain juga disebutkan :
Hadits dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu,
dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى جَمِيعِ خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ
فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ
إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ
مُشَاحِنٍ
“Allah mendatangi seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban. Dia pun
mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.”
Imam
Ghazali mengistilahkan malam Nisfu Sya'ban sebagai malam yang penuh dengan
syafaat (pertolongan).
Menghidupkan
malam Nisfu sya’ban sangat dianjurkan. Maksud menghidupkan malam di sini
adalah memperbanyak ibadah dan melakukan amalan baik pada malam Nisfu Sya’ban.
Sayyid Muhammad bin ‘Alawi Al-Maliki menegaskan bahwa terdapat banyak kemuliaan
di malam nisfu Sya’ban; Allah SWT akan mengampuni dosa orang yang minta ampunan
pada malam itu, mengasihi orang yang minta kasih, menjawab do’a orang yang
meminta, melapangkan penderitaan orang susah, dan membebaskan sekelompok orang
dari neraka.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Diantara amal ibadah yang dapat dilakukan dalam menghidupkan malam Nisfu
Sya’ban yaitu:
Yang
pertama ialah Shalat Sunnah Setelah Shalat
Maghrib. Disunnahkan melaksanakan shalat sunnah dua raka'at. Disunnahkan pada
raka'at pertama membaca Surah Al-Kafirun dan pada raka'at kedua membaca Surah
Al-Ikhlas. Pada pendapat lain disunnahkan membaca Surah Al-Ikhlas enam kali di
tiap raka'atnya. Adapaun niat sholatnya
yaitu:
اُصَلِّىْ
سُنَّةَ لَيْلَةِ نِصْفُ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى.
Yang
kedua ialah Membaca Surat Yasin sebanyak
3x, bacaan Yasin yang pertama diniatkan untuk memohon umur panjang yang
semata-mata hanya beribadah kepada Allah SWT. Pada bacaan surat Yasin yang
kedua diniatkan untuk memohon rezeki yang banyak dan halal untuk bekal
beribadah kepada Allah Swt. Dan pada bacaan surat Yasin yang terakhir diniatkan
untuk memohon keteguhan iman, Husnul Khotimah.
Setelah
membaca Surah Yasin dianjurkan membaca doa malam Nisfu Sya'ban sebagaimana tertera dalam Kitab Maslakul Akyar halaman 78-80 karya
Sayyid Utsman bin Yahya.
اللَهُمَّ
يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا
الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ
المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ.
اللَهُمَّ
إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا
أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ
شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سَعِيْدًا
مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي
كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا
يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى
سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ
العَالَمِيْنَ
Artinya:
“Wahai
Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran
dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada
tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan
orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.
Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka,
sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh
kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai
orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau
telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan
melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia
kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada
Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi
Allah SWT.”
Yang
ketiga ialah memperbanyak bacaan Istighfar
dan berdzikir kepada Allah. Membaca istighfar 100x, Membaca tahmid dan takbir
100x, Membaca shalawat nabi 100x, Dan membaca dzikir-dzikir lainnya bila masih
memungkinkan. Setelah itu dilanjutkan dengan berdoá. Berdoalah secara khusyuk
meminta apa yang tersirat dalam hati. Karena malam Nisfu Sya’ban adalah malam
yang sangat diijabah untuk dikabulkan semua doa dan hajat yang diinginkan.
Selain itu
dianjurkan pula pada malam Nisfu Sya’ban untuk bertaubat dan meminta maaf kepada
orang lain. Dalam hadis dijelaskan “Sesungguhnya Allah melihat pada pertengahan
Sya’ban. Maka dia mengampuni semua makhluk, kecuali orang musyrik dan orang
yang bermusuhan,” hadis dari Abu Musa Al-Asy’ari.
Ma’asyiral
Muslimin rahimakumullah,
Demikianlah
keutamaan dan kelebihan malam Nishfu Sya’ban, marilah kita manfaatkan malam
yang mulia ini untuk mendekatkan diri dan memohon sebanyak-banyaknya kepada
Allah. Semoga kita semua dianugerahi umur panjang yang barokah; diberi
kesempatan berjumpa dengan bulan Ramadhan. Harapannya, kita semua dapat
meningkatkan kualitas kehambaan kita dan merengkuh kebahagiaan dunia dan
akhirat. Amiiin. Wallahu a’lam bish shawab.
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي
وَإِيَّاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنْ آيَةِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ
مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ وَإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ، وَأَقُوْلُ
قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْم
Khutbah II
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ
إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ
أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ
سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِي إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ
صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ
تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ
فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ
بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ
تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا
الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ
اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى
بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ
وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ
الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ
وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ
اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ
عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ
خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى
يَوْمَ الدِّيْنِ.
اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ
وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ
عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى
اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا
وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.
عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ
ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ
لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ
وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ
·
Salam Ta’dzim, PCLDNU Cilacap (SNH)
Wednesday, March 17, 2021
Khutbah Jum'at Bersiap Diri di Bulan Sya'ban
Jum’at, 19 Maret 2021
Khutbah
Jum’at
Bersiap Diri di Bulan Sya’ban
KLik Disini Untuk Mendownload Khutbah PDF ini
Khutbah
I
Thursday, August 13, 2020
Khutbah Jum'at Terbaru Tentang Hari Kemerdekaan Indonesia Ke 75 LDNU Cilacap
Khutbah 19 LDNU CIlacap
Jum’at, 14 Agustus 2020 #Jum’at ke 2 _ Akhlaq / Sosial
Khutbah Jum’at Merawat Kemerdekaan
Untuk Download Khutbah Jum'at, Silahkan Klik disini
Khutbah I
اَلَْْمْدُ للهِ، وَالصَّلََةُ وَالسَّلََمُ عَلَى سَيِِّدِنََ مَُُمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ
وَالََهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لََّ إِلهَ إِلََّ اللهُ وَحْدَهُ لََ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِِّدَنََ مَُُمَّدًا عَبْدُه وَرَسُوْلُهُ، لََ نَبَِِّ بَ عْدَهُ، أَمَّا بَ عْدُ، فَإِنِِِّ أُوْصِيْكُمْ وَنَ فْسِ يْ
Thursday, July 23, 2020
Khutbah Idul Adha 1441 H Tahun 2020 Haji Kurban dan Corona Covid 19
Silahkan Klik Di sini
Khutbah Jumat Terbaru No 17 Mengambil Pelajaran dari Sejarah Nabi Ibrahim
Klik Disini
Thursday, July 2, 2020
Khutbah 14 LDNU Tiga Tipologi Orang dan Cara Terbaik Menyikapinya
Khutbah I
Thursday, June 18, 2020
Khutbah 12 LDNU Kabupaten Cilacap Pancasila Persaudaraan dan Nilai Kebangsaan
Khutbah I
Hadirin Jama’ah Jum’ah rohimakumullah...
Thursday, June 11, 2020
Khutbah 11 LDNU Kabupaten Cilacap Batal Berangkat Haji, Jangan Bersedih hati
Khutbah I
Thursday, March 12, 2020
Khutbah 10 LDNU Cilacap Ikhtiar Bumi dan Langit Hadapi Corona
Klik Disini Untuk Download Khutbah 10 LDNU Cilacap Ikhtiar Bumi dan Langit Hadapi Corona
Ma‘asyiral Muslimin rahimakumullah,
Sebuah kewajiban bagi kita untuk senantiasa memupuk rasa iman dan takwa kepada Allah subhanahu wata’ala. Oleh karenanya marilah kita menguatkan dan meningkatkan takwa kita kepada Allah
Thursday, March 5, 2020
Khutbah 9 LDNU Cilacap Tafsir Ayat Isra' Mi'raj
Thursday, February 27, 2020
Khutbah Jum’at 8 LDNU Bulan Rajab, Momentum Membenahi Sholat
Untuk Mendownload materi khutbah terbaru hari Jum'at tanggal 28 Februari 2020 bisa klik link berikut.
KLIK DISINI: Khutbah Jum’at 8 LDNU Bulan Rajab, Momentum Membenahi Sholat
Khutbah I
Thursday, February 20, 2020
Khutbah Jum’at 7 LDNU Mewaspadai Virus Takabur
Thursday, February 13, 2020
Khutbah 6 LDNU Adab dan Keutamaan Dzikir
Wednesday, January 15, 2020
Khutbah 3 LDNU Keutamaan Taqwa dan Tawakal
Klik Disini: Download Khtubah 3 LDNU Cilacap Keutamaan Taqwa dan Tawakal
Wednesday, January 8, 2020
Khutbah Jumat 2 LDNU Kabupaten Cilacap
Klik disini: Khutbah Jumat 2 LDNU Kabupaten Cilacap